Tabloid PULSA
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Data apa saja yang ditransfer ke Microsoft?

Kamis, 01 Juli 2010

Data apa saja yang ditransfer ke MicrosoftSejak aktivasi produknya diterapkan di XP, banyak yang menduga bahwa kerahasiaan pengguna menjadi tidak terjaga. Hingga ‘pendaftaran paksa’ ini diperkenalkan, tak ada yang mengetahui, data apa saja yang dikirim ke Microsoft pada aktivasi produk. Berdasarkan informasi baik dari Microsoft maupun sumber lainnya disimpulkan bahwa daftar rinci hardware PC Anda tidaklah ditransfer.


Pada aktivasi produk Anda harus mentransfer kode sepanjang 50 digit ke Microsoft melalui telepon atau web. Di situ tersimpan 10 ciri PC Anda. Misalnya model drive CD Anda, 50 digit tersebut tidak cukup untuk menggambarkan model secara tepat. Jadi Anda boleh yakin, Microsoft tak tahu segalanya tentang PC Anda.

Berapa banyak komponen hardware yang boleh Anda ganti?

Setelah Anda mengaktifkan Windows XP, menurut produsennya Anda hanya boleh melakukan sedikit perubahan pada system sebelum aktivasi berikutnya perlu dilakukan. Yang menentukan, apakah Anda memiliki sebuah notebook dengan dockingstation atau sebuah PC biasa. Pada notebook dengan docking-station Anda boleh melakukan hingga 6 perubahan hardware, sedang pada desktop-PC hanya boleh 3 kali saja.

Yang diperiksa dan ditransfer oleh XP:
3 Nomor seri partisi Windows
3 Alamat MAC ethernet (network) card
3 Nomor ID CD-drive
3 Nomor ID graphic-card
3 Nomor ID prosesor
3 Nomor ID hard disk
3 Nomor ID SCSI controller
3 Nomor ID IDE-controller
3 Model prosesor
3 Ukuran RAM

Ohya, baca juga artikel: Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Menghapus atau Memformat Saja, Cukupkah?

Minggu, 24 Januari 2010

Pada konfigurasi standar Windows, file yang dihapus akan langsung ditempatkan ke dalam recycle bin. Apabila Anda mengosongkan recycle bin, file-file yang sebelumnya ada di dalam memang tidak tampak, tetapibelum benar-benar 'dihancurkan' atau dihapus secara permanen.

Kasus sederhana
Apabila Windows membuang sebuah file dari recycle bin, proses yang terjadi adalah seperti berikut ini.
1 Windows hanya mengubah atau memodifikasi Bytes dalam tabel partisi yang isinya menyatakan bahwa file tersebut telah dihapus.
2 Semua nilai lainnya tidak berubah, misalnya nama file.
3 Oleh karena itu, sebuah tool recovery dapat membaca tabel partisi, di cluster mana data berada. Bagian ini disebut Dataruns dan berisi info mengenai jumlah cluster yang diduduki data, ke dalam berapa fragmen file dibagi, dan pada cluster mana file dimulai. Info ini cukup bagi tool recovery untuk memulai proses restorasi file.

Kasus sulit
Restorasi file akan lebih rumit bila Windows telah menimpa entri tersebut dalam table partisi atau bila drive tersebut di-format ulang oleh penggunanya. Untuk kasus sepert ini, tool recovery harus Anda arahkan untuk menscan area file yang sebenarnya dan mengacu pada pola file tertentu untuk mendeteksi tipe file tersebut, serta jumlah cluster yang didudukinya. Metode itu dapat Anda terapkan dalam banyak kasus restorasi. Contohnya file gambar berformat JPEG yang header file-nya berisi kode ‘JFIF’ dan berada di awal. Adapun data gambarnya berakhir dengan tanda EOI’ (End of Image). Tool recovery baru akan 'menyerah' bila format file sama sekali tidak dikenal olehnya.



Ohya, baca juga artikel: Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

Membuat Komputer Bicara

Minggu, 15 November 2009

Aplikasi untuk membuat komputer membacakan teks yang tampil di layar sudah ada sejak lama. Teknologi ini disebut Text-to-Speech (disingkat TTS). Sekilas, fungsinya memang terasa tidak terlalu penting. Namun bagi para pengguna PC yang memiliki keterbatasan penglihatan, fitur ini akan sangat membantu. Mac OS sudah sejak lama memilikinya secara built-in. Sedangkan untuk versi Windows, tersedia beragam aplikasi yang bisa dipilih.


Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah SmartRead. Ia menyediakan versi gratisan yang bisa diunduh di www.smartysoft.com. Selain membaca, aplikasi ini juga sanggup mengubah teks menjadi file audio.

1. Unduh/download installer file “smartread_setup.exe” dari situs resmi SmartReader.

Instal dan jalankan aplikasi melalui [SmartySoft (smartysoft.com)] > [SmartSoft] > [SmartSoft]. Tunggu beberapa saat hingga muncul aplikasi.

2. Untuk menggunakan aplikasi, kamu bisa meng-copy-paste teks ke dalam jendela utama aplikasi yang berwarna biru.

Selain itu, kita juga bisa langsung membuka sejumlah dokumen (berformat XSR, TXT, dan RTF) ke jendela aplikasi dengan mengklik [Open]. Cari dan pilih file, lalu klik [Open].

3. Setelah teks yang akan dibacakan disalin ke dalam jendela baca, kamu bisa memilih suara pembacanya.

Untuk awal, hanya tersedia satu (suara Microsoft Sam). Kita bisa menambahkan suara lainnya dengan mengklik [Download More Voice…]. Tambahan suara ini akan diunduh dari server SmartySoft melalui koneksi Internet. Jika proses unduh sudah tuntas, klik [Next] > [OK].

4. Pilih dulu suara dari menu “Voice:”.

Kita bisa memerintahkan PC untuk membacakan teks dengan mengklik titik awal pembacaan di area teks, lalu klik tombol [Read]. Untuk menentukan kecepatan baca, kamu bisa menggeser slider “Rate”. Volume bisa dibesar-kecilkan di slider “Volume”. Untuk menghentikan, klik tombol [Stop].

5. Untuk mengubah teks menjadi file audio yang bisa didengarkan kapan saja melalui MP3 player, klik [Transform].

Pada boks dialog Convert Wizard - Welcome, pilih jenis audio yang kamu inginkan: Wave, MP3, atau Flash. Klik [Next > ] dan pilih format output pada menu drop-down yang ada. Setelah itu, klik [Next > ] lagi dan pilih folder simpan untuk audio tersebut dengan mengklik [Browse].

6. Jika sudah, langsung ubah teks dengan mengklik [Convert Text to MP3 Now].

Tunggu beberapa saat hingga proses tuntas. Lihat folder simpan lewat Windows Explorer. Cek apakah sudah ada file audio di sana. Jika sudah, kita bisa memutarnya dengan audio player.

TIPS: Pilihan Aplikasi Text-to-Speech
Beragam aplikasi ini bisa didapatkan di Internet, mulai dari yang gratis sampai berbayar. Ada yang hanya mampu membacakan teks, ada pula yang sudah memiliki fungsi sebagai perekam suara teks sehingga bisa didengarkan lagi lewat MP3 player atau pemutar audio lainnya. Jika berminat, berikut beberapa pilihannya.

-Advanced Text to Speech 3.6 (www.rosecitysoftware.com)
- FlameReader 4.2.8 - www.flamereader.com)
- Natural Reader (www.naturalreaders.com)
- Text Aloud (www.nextup.com/textaloud)
- Text Speaker 2.01 (www.deskshare.com)
- Text to Speech (www.text-speech.com)
- Text to Speech MP3 with Natural Voices 1.71 (www.texttospeechmp3.com

Kita juga bisa mencicipi aplikasi TTS buatan anak negeri di situs web http://indotts.melsa.net.id. Pembuatnya adalah Arry Akhmad Arman di Belgia pada tahun 2000.

Tips: Perintahkan PC dengan Teriakan
Selain membaca teks, PC juga bisa mendengar dan melakukan perintah tersebut untuk kita. Pintar, ya? Salah satu caranya adalah dengan meng-install aplikasi e-Speaking. Aplikasi berbayar ini bisa dicoba secara gratis selama 30 hari. Untuk menggunakannya, tinggal unduh dan install aplikasinya dari www.e-speaking.com. Cara penggunaannya gampang, kok.

Pertama, siapkan mikropon dan colokkan ke port mikropon di panel kartu suara PC kamu. Selanjutnya, aktifkan aplikasi Clik [On] pada bagian atas aplikasi untuk mengaktifkan mikropon. Untuk mengetahui daftar perintah yang tersedia, klik tab [Command]. Di sini, kita bisa melihat daftar perintah menurut aplikasi yang digunakan, mulai dari perintah untuk Microsoft Word, Notepad, sampai sistem operasi.

Kita juga bisa membuat perintah sendiri (dalam bahasa Inggris), dengan mengklik [add]. Ketikkan teks perintah di jendela kanan, dan tentukan di aplikasi mana perintah tersebut akan diterapkan.

Ohya, baca juga artikel: Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik